Jenis Media Transmisi Kabel :
- Twisted Cable
- Unshielded Twisted-Pair (UTP).
adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga yang tidak
dilengkapi dengan shield internal. Jenis kabel UTP ini yang paling umum digunakan dalam
jaringan Local (LAN), karena kinerja yang ditunjukkannya relatife bagus dan harganya juga
murah. Dalam kabel UTP terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik
atau kerusakan api.
dilengkapi dengan shield internal. Jenis kabel UTP ini yang paling umum digunakan dalam
jaringan Local (LAN), karena kinerja yang ditunjukkannya relatife bagus dan harganya juga
murah. Dalam kabel UTP terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik
atau kerusakan api.
- Shielded
Twisted-Pair (STP).
Shielded
twisted-Pair adalah kabel tembagaa yang memiliki
pembungkus pada masing-masing pasangan kabelnya. Perlindungan tersebut terdapat
pada setiap pasang kabelnya yang dilindungi timah dan setiap pasangan kabel
tersebut masing-masing dilapisi dengan pelindung. Kabel ini sama dengan UTP
,perbedaannya hanya dilapisan pelindungnyalapisan pelindung tersebut berfungsi
untuk melindungi interferensi gelombang elektromagnetik baik dalam maupun
diluar.
- Coaxial Cable
Kabel Coaxial adalah media penyalur atau transmitor yang bertugas menyalurkan setiap informasi
yang telah diubah menjadi sinyal-sinyal listrik. Kabel ini memiliki kemampuan yang besar dalam
menyalurkan bidang frekuensi yang lebar sehingga sanggup mentrasmisi kelompok kanal frekuensi
percakapan atau program televisi. Kebel ini biasanya digunakan untuk saluran interlokal yang
berjarak relative dekat yakni dengan jarak maksimum 2.000km
Kabel jenis ini mempunyai kemampuan dalam menyalurkan sinyal-sinyal listrik yang lebih besar di bandingkan saluran transmisi dari kawat biasa. Selain itu kabel ini memiliki ketahanan arus yang semakin kecil pada frekuensi yang lebih tinggi. Perambatan energy eloktromagnetiknya dibatasi dalam pipa dan juga sekat dari pengaruh interfensi atau gangguan percakapan silang luar karena bentuknya yang sedemikan rupa. Pada perkembangannya, pemakaian pesawat telepon yeng semakinmeningkat akan menyebabkan keterbatasan penampungan spectrum yang teresedia pada microwave. Hal ini berdampak pada peningkatan penggunaan kabel koaksial sebagai penunjang jalur microwave pada jalur yang pendek.
Walaupun kabel koaksial pada dasarnya memiliki tingkat keandalan yang tinggi dalam proses transmisi, dari sisi ekonomi, sistem penyaluran informasi menggunakan kabel ini memiliki kelemahaan yakni dalam hal investasi dan biaya pemeliharaan yang mahal. Satu kelemahan yang juga melanda kabel koaksial yakni adanya pengaruh yang besar dari variasi temperature. Hal ini dapat berpengaruh pada mutu dan kualitas dari system koaksial tersebut.
- Fiber Optic
Secara garis besar kabel serat optik terdiri dari 2 bagian utama, yaitu cladding dan core .Cladding adalah selubung dari inti (core). Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi. Dalam aplikasinya serat optik biasanya diselubungi oleh lapisan resin yang disebut dengan jacket, biasanya berbahan plastik. Lapisan ini dapat menambah kekuatan untuk kabel serat optik, walaupun tidak memberikan peningkatan terhadap sifat gelombang pandu optik pada kabel tersebut. Namun lapisan resin ini dapat menyerap cahaya dan mencegah kemungkinan terjadinya kebocoran cahaya yang keluar dari selubung inti. Serta hal ini dapat juga mengurangi cakap silang (cross talk) yang mungkin terjadi.
Ada dua jenis kabel serat optic yang biasa digunakan untuk transmisi data. Jenis-jenis
kabel serat optic yang dimaksud adalah sebagai berikut.
a. SMF (Single-Mode Fiber)
SMF mempunyai diameter serat sangat kecil, sekitar 10 mikro meter. SMF dapat
mendukung transmisi data sampai 5000 meter untuk satu segmen kabel. Kecepatan
transmisi data maksimum yang dapat didukung sebesar 1000 Mbps.
b. MMF (Multi-Mode Fiber)
MMF punya diameter serat yang lebih besar, ada yang 50 mikrometer, 62,5
mikrometer, dan 100 mikrometer. MMF dapat mendukung jangkau transmisi data
sampai 2000 meter untuk satu segmen kabel untuk kecepatan transmisi data sampai
100 Mbps dan jangkau 550 meter untuk kecepatan transmisi data 1000 Mbps.
kabel serat optic yang dimaksud adalah sebagai berikut.
a. SMF (Single-Mode Fiber)
SMF mempunyai diameter serat sangat kecil, sekitar 10 mikro meter. SMF dapat
mendukung transmisi data sampai 5000 meter untuk satu segmen kabel. Kecepatan
transmisi data maksimum yang dapat didukung sebesar 1000 Mbps.
b. MMF (Multi-Mode Fiber)
MMF punya diameter serat yang lebih besar, ada yang 50 mikrometer, 62,5
mikrometer, dan 100 mikrometer. MMF dapat mendukung jangkau transmisi data
sampai 2000 meter untuk satu segmen kabel untuk kecepatan transmisi data sampai
100 Mbps dan jangkau 550 meter untuk kecepatan transmisi data 1000 Mbps.



































